Gema Tunas V, SKB dan PKBM Kabupaten Bogor Raih Dua Juara tingkat Jawa barat 

BOGOR,Berita-IndonesiaNews.Com – Kabupaten Bogor meraih dua prestasi dalam ajang Gema Tunas V Satuan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) tingkat Provinsi Jawa Barat.

Kegiatan yang berlangsung 18–20 September 2026 di Sarongge Valley Camping Ground, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, mengusung tema “Bersatu dalam Gerak, Berdampak untuk Pendidikan Jawa Barat Istimewa”.

Ajang tersebut diikuti warga belajar Paket B dan Paket C dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat dengan 12 jenis perlombaan berbasis kepramukaan yang menguji keterampilan, kedisiplinan, kreativitas, dan kerja sama.

Kabupaten Bogor mengirimkan perwakilan dari empat PKBM, yakni PKBM Pelita Ilmu, PKBM Melati, PKBM Cahaya Sunah, dan PKBM Mandiri 02.

Hasilnya, Kabupaten Bogor meraih Juara III Lomba Masak Rimba dan Juara III Kontingen Terbaik. Juara I Kontingen Terbaik diraih Kabupaten Garut, sedangkan Juara II Kabupaten Kuningan.

Ketua PKBM Pelita Ilmu, Luru Subekti, SE., S.Pd., mengapresiasi perjuangan para warga belajar yang telah membawa nama Kabupaten Bogor di tingkat Jawa Barat.

“Alhamdulillah, saya bersyukur dan bangga. PKBM Pelita Ilmu mendapatkan Juara III Lomba Masak Rimba dan Juara III Kontingen Terbaik,” ujar Luru, Sabtu (3/10/2026).

Menurutnya, prestasi tersebut menunjukkan bahwa warga belajar pendidikan kesetaraan mampu berkompetisi dan berprestasi apabila mendapat pembinaan serta kesempatan yang memadai.

Luru berharap kegiatan Gema Tunas dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga potensi warga belajar tidak berhenti pada perlombaan, tetapi berkembang menjadi keterampilan dan pengalaman yang bermanfaat.

“Terima kasih kepada murid-murid yang sudah berjuang. Semoga ke depan Kabupaten Bogor bisa meraih Juara I,” pungkasnya.

Prestasi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan kesetaraan melalui SKB dan PKBM tidak hanya memberikan akses pendidikan, tetapi juga menjadi ruang pengembangan karakter, keterampilan, kreativitas, dan potensi warga belajar.

 

Reporter: ( kur )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *