BOGOR,Berita-IndonesiaNews.Com – Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor mulai mengintensifkan pendekatan langsung ke satuan pendidikan melalui program “Kami Mendengar”, sebuah inisiatif yang bertujuan menyerap aspirasi sekaligus memantau pelaksanaan layanan pendidikan di lapangan.
Program tersebut merupakan bagian dari pendekatan partisipatif yang dikembangkan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, untuk memperkuat tata kelola pendidikan yang lebih responsif dan berorientasi pada peningkatan mutu.
Kegiatan terbaru digelar di SDN Koleang 02, Kecamatan Jasinga pada Senin 3/8/2026.Dalam agenda tersebut, jajaran Dinas Pendidikan berdialog dengan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta pemangku kepentingan pendidikan setempat guna memperoleh gambaran langsung mengenai berbagai persoalan dan kebutuhan di sekolah.

Berbeda dari kunjungan seremonial, program ini menempatkan sekolah sebagai ruang dialog. Masukan dari para pelaksana pendidikan dihimpun sebagai bahan evaluasi dan penyusunan kebijakan yang lebih sesuai dengan kondisi di lapangan.
Pelaksanaan program difokuskan pada tiga aspek utama, yakni monitoring, pembinaan, dan penjaringan aspirasi. Monitoring dilakukan untuk memotret kondisi riil penyelenggaraan pendidikan, mulai dari tata kelola sekolah, proses pembelajaran, pemanfaatan sarana dan prasarana, implementasi kebijakan pendidikan, hingga kualitas pelayanan kepada peserta didik.
Temuan dari hasil monitoring selanjutnya menjadi dasar bagi Dinas Pendidikan dalam menyusun rekomendasi perbaikan serta langkah pembinaan yang dinilai diperlukan untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pendidikan.

Selain itu, Dinas Pendidikan juga memberikan pendampingan kepada kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan guna memperkuat kapasitas kelembagaan.
Pembinaan diarahkan pada peningkatan profesionalisme pendidik, penguatan tata kelola sekolah yang akuntabel, pemenuhan Standar Nasional Pendidikan, serta pengembangan budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan publik.
Melalui pendekatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap kebijakan pendidikan tidak hanya disusun berdasarkan laporan administratif, tetapi juga bertumpu pada kondisi faktual serta aspirasi yang berkembang di lingkungan sekolah.
Dengan demikian, upaya peningkatan kualitas layanan pendidikan dapat dilakukan secara lebih terarah, berkelanjutan, dan menjawab kebutuhan masyarakat.
Reporter: ( Al )












