Tradisi Jawa Warnai Prosesi Siraman Cucu Megawati Jelang Pernikahan

JAKARTA,Berita-IndonesiaNews.Com – Rangkaian pengajian dan siraman Diah Lupita Jasmina, B.FA., cucu Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, menjadi penanda kuat bahwa tradisi Jawa masih dipertahankan dalam prosesi pernikahan keluarga, di tengah kehidupan modern.

Diah Lupita Jasmina merupakan putri pasangan Muhamad Rizki Pratama (Tatam) dan Sri Laksmi Dewi Jumat 31/7/2026, Prosesi berlangsung khidmat dengan dihadiri keluarga besar serta para sesepuh yang memberikan doa dan restu kepada calon mempelai.

Siraman menjadi inti dari rangkaian adat tersebut. Dalam tradisi Jawa, prosesi ini dimaknai sebagai simbol penyucian lahir dan batin bagi calon pengantin sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Air yang disiramkan oleh para sesepuh melambangkan harapan agar kedua mempelai menjalani kehidupan baru dengan ketulusan, kebijaksanaan, dan keberkahan.

Nuansa budaya semakin terasa melalui tradisi pembagian uang kreweng untuk membeli sadean atau dodolan dawet. Tradisi itu mengandung filosofi tentang ikhtiar mencari rezeki, kemakmuran, serta harapan agar kehidupan rumah tangga pasangan kelak dipenuhi kebahagiaan dan kecukupan.

Penggunaan simbol-simbol adat dalam prosesi tersebut menunjukkan bahwa tradisi bukan sekadar bagian dari seremoni, melainkan juga sarana mewariskan nilai-nilai budaya kepada generasi berikutnya.

Rangkaian adat ini merupakan bagian dari persiapan menuju pernikahan Diah Lupita Jasmina dengan AKP Arief Tanaya. Keluarga berharap seluruh prosesi hingga hari akad berlangsung lancar serta menjadi awal kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.*

 

 

Reporter:( Al )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *