Dispora Bogor Dorong Lahirnya Wirausaha Hijau Lewat Pelatihan Ecopreneur Pemuda

CIBINONG,Berita-IndonesiaNews.Com – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor mengarahkan pembinaan kepemudaan pada penguatan kewirausahaan berbasis lingkungan melalui pelatihan ecopreneur yang digelar di kawasan Puncak, Kecamatan Cisarua, Senin 27/7/2026.

Program ini ditujukan untuk membekali generasi muda dengan kemampuan membangun usaha yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan.

Pelatihan tersebut diikuti puluhan peserta dari kalangan pelaku ekonomi kreatif dan organisasi kepemudaan (OKP) di Kabupaten Bogor. Materi yang diberikan mencakup pengembangan usaha, inovasi produk, serta penerapan prinsip-prinsip bisnis ramah lingkungan.

Kepala Dispora Kabupaten Bogor, Asnan AP, mengatakan tantangan dunia usaha saat ini menuntut pelaku usaha muda mampu menghadirkan inovasi yang selaras dengan upaya pelestarian lingkungan. Menurut dia, ecopreneur menjadi salah satu pendekatan yang relevan untuk menjawab kebutuhan tersebut.

“Melalui pelatihan ini kami berharap para pemuda memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian dalam membangun usaha berbasis lingkungan,” kata Asnan saat membuka kegiatan, sebagaimana dikutip Kamis (30/7/2026).

Ia menjelaskan, ecopreneur merupakan praktik kewirausahaan yang mengintegrasikan aktivitas bisnis dengan kepedulian terhadap lingkungan melalui produk maupun jasa yang ramah lingkungan. Konsep tersebut dinilai mampu menciptakan nilai ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya alam.

Karena itu, peserta didorong memanfaatkan pelatihan sebagai ruang belajar untuk memahami aspek teknis pengembangan usaha hijau. Harapannya, mereka mampu mengembangkan usaha sesuai potensi masing-masing sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.

Asnan menilai pelatihan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menggali potensi wirausaha muda di Kabupaten Bogor. Menurutnya, kreativitas dan inovasi pemuda perlu diarahkan agar mampu menghasilkan model bisnis yang adaptif terhadap isu lingkungan.

Ia menambahkan, keberhasilan ecopreneur tidak hanya diukur dari keuntungan usaha, tetapi juga dari kontribusinya dalam menjaga kualitas air, udara, dan tanah melalui praktik usaha yang berkelanjutan.

Ecopreneur sendiri merupakan konsep kewirausahaan yang menggabungkan orientasi bisnis dengan tanggung jawab ekologis. Pelaku usaha dalam model ini dituntut menghasilkan nilai ekonomi tanpa mengabaikan upaya pelestarian lingkungan sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang.*

 

 

Reporter: ( Al )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *