Gubernur DKI Pramono Anung Putuskan Bongkar JPO Lama di Rasuna Said, Akses Penyeberangan Dialihkan

JAKARTA,Berita-IndonesiaNews.Com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memutuskan mengalihkan akses penyeberangan pejalan kaki di Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan. Keputusan itu diambil setelah Pramono meninjau dua jembatan penyeberangan orang (JPO) yang berada berdekatan pada Minggu, 9 /8 / 2026.

Pramono memilih membongkar JPO lama dan mengoptimalkan JPO integrasi yang terhubung dengan Stasiun LRT Rasuna Said serta Halte Transjakarta. Menurut pemerintah provinsi, pilihan tersebut dinilai lebih efektif dibandingkan menyambungkan kedua JPO.

Perbedaan ketinggian lantai sekitar 75 sentimeter menjadi salah satu pertimbangan. Penyambungan kedua jembatan dinilai berpotensi mengurangi kenyamanan sekaligus aksesibilitas pengguna.

JPO integrasi juga telah dilengkapi lift dan guiding block. Fasilitas tersebut membuat akses penyeberangan lebih mudah digunakan penyandang disabilitas dan lansia. Adapun JPO lama belum memiliki fasilitas aksesibilitas yang dianggap memadai.

Pramono menargetkan pembongkaran JPO lama selesai paling lambat September atau Oktober 2026. Pelaksanaan pekerjaan akan diatur agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas di Jalan HR Rasuna Said, salah satu ruas jalan utama di kawasan bisnis Jakarta Selatan.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo mengatakan pekerjaan fisik pembongkaran diperkirakan berlangsung dua hingga tiga pekan. Durasi tersebut dihitung setelah proses administrasi dan lelang aset selesai.

Keputusan Pramono tersebut menempatkan aspek integrasi transportasi dan aksesibilitas sebagai pertimbangan dalam penataan fasilitas penyeberangan pejalan kaki di kawasan Rasuna Said. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selanjutnya perlu memastikan proses pembongkaran dan pengalihan akses berlangsung aman serta tidak mengurangi kemudahan pejalan kaki.

 

 

Reporter:( Al )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *