Jakarta, Berita-IndonesiaNews.Com – Lapangan Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur menjadi tempat berkumpulnya sekitar 1.500 kader Gerindra DKI Jakarta selama tiga hari, 17-19 Juli 2026. Di lokasi itu, para kader mengikuti Diklat Laskar Gerindra Gelombang II yang berisi rangkaian pembinaan fisik, mental, dan organisasi.
Sejak pembukaan hingga penutupan, peserta menjalani berbagai materi yang dirancang untuk memperkuat kemampuan kepemimpinan, kedisiplinan, serta pemahaman terhadap nilai kebangsaan. Selain pembekalan di ruang kelas, mereka juga mengikuti latihan fisik, diskusi kelompok, dan simulasi menghadapi persoalan sosial di masyarakat.
Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya DPD Partai Gerindra DKI Jakarta memperkuat basis kader di tingkat akar rumput. Para peserta tidak hanya diarahkan memahami garis besar perjuangan partai, tetapi juga dipersiapkan agar mampu menjalankan peran sebagai penghubung antara organisasi politik dan masyarakat.
Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan kaderisasi merupakan langkah strategis untuk membentuk sumber daya manusia partai yang memiliki integritas dan kemampuan bekerja di lapangan.
“Diklat ini bukan sekadar latihan fisik. Yang dibangun adalah karakter, disiplin, semangat gotong royong, dan kesiapan menjadi pelayan masyarakat,” ujar Riza dalam keterangannya, Minggu, 19 Juli 2026.

Menurut dia, tantangan kader ke depan bukan hanya soal pemahaman terhadap ideologi partai, melainkan juga kemampuan merespons persoalan warga secara cepat dan tepat.
Ketua Panitia Diklat Laskar Gerindra DKI Jakarta menyebut gelombang kedua pelatihan merupakan kelanjutan dari program kaderisasi yang dilakukan secara bertahap. Ribuan peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari lima wilayah kota administrasi Jakarta dan Kabupaten Kepulauan Seribu.
Kedisiplinan menjadi salah satu penekanan utama dalam pelatihan. Peserta diwajibkan mengikuti seluruh agenda sejak awal hingga akhir kegiatan sebagai syarat memperoleh sertifikat kelulusan.
Melalui pendidikan kader tersebut, DPD Gerindra DKI Jakarta menargetkan lahirnya kader yang memiliki kemampuan organisasi, ketahanan mental, dan kepedulian sosial. Mereka diharapkan tidak hanya aktif dalam struktur partai, tetapi juga mampu hadir dalam berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Kaderisasi menjadi salah satu instrumen penting bagi partai politik dalam memperkuat organisasi internal sekaligus menjalankan fungsi pendidikan politik dan pengabdian kepada masyarakat, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik.
Reporter: ( Al)












