BOGOR,Berita-IndonesiaNews.Com – Pengusaha infrastruktur Mohammad Jusuf Hamka mulai mengakselerasi pembahasan proyek strategis di Kabupaten Bogor. Dalam pertemuan di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Rabu (5/8/2026), ia membahas percepatan pembangunan Jalan Tol Depok–Antasari (Desari), jalur khusus angkutan tambang, hingga pengembangan pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah timur Kabupaten Bogor.
Pertemuan itu mempertemukan Jusuf Hamka dengan Bupati Bogor Rudy Susmanto, jajaran PT Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP), serta perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum Republik Indonesia. Fokus pembahasan diarahkan pada penyelarasan langkah antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan badan usaha agar proyek strategis tersebut tidak kembali tersendat.

Bagi Jusuf Hamka, pembangunan jalan tol bukan sekadar menghadirkan ruas baru. Infrastruktur harus mampu menciptakan efek berganda bagi perekonomian, membuka akses investasi, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta memunculkan kawasan-kawasan ekonomi baru di Kabupaten Bogor.
Salah satu agenda yang turut mendapat perhatian ialah pembangunan jalur khusus angkutan tambang. Selama bertahun-tahun, aktivitas truk tambang di jalan umum menjadi persoalan yang dikeluhkan masyarakat karena memicu kemacetan, meningkatkan risiko kecelakaan, serta mempercepat kerusakan jalan. Kehadiran jalur khusus diharapkan menjadi solusi permanen sekaligus memberikan kepastian bagi aktivitas industri.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan Pemerintah Kabupaten Bogor siap mempercepat proses pengadaan tanah serta memperkuat koordinasi lintas instansi guna mendukung realisasi proyek. Komitmen pemerintah daerah dinilai menjadi faktor penting agar proses pembangunan berjalan sesuai target.
Apabila seluruh tahapan dapat diselesaikan sesuai rencana, proyek Tol Depok–Antasari beserta jalur khusus tambang diproyeksikan menjadi salah satu pengungkit utama pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bogor. Proyek ini diharapkan tidak hanya meningkatkan konektivitas wilayah, tetapi juga membuka lapangan kerja, menarik investasi, dan memperkuat posisi Bogor sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan Jabodetabek.*
Reporter: ( Al )












