Aktivis GMNI Unindra Dijemput Polda Metro Jaya, di Kawasan Citayam

Bogor,Berita-IndonesiaNews.Com -Aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Universitas Indraprasta PGRI (Unindra), Moses, dijemput tim Polda Metro Jaya dari kediamannya di kawasan Citayam, Kabupaten Bogor, Rabu (26/8/2026) pagi.

Menurut keterangan keluarga, sekitar pukul 08.30 WIB, tiga mobil diduga milik kepolisian mendatangi rumah Moses. Petugas disebut menunjukkan surat tugas dan identitas sebelum membawa Moses ke Polda Metro Jaya.

Keluarga mengatakan Moses dibawa untuk dimintai keterangan sebagai saksi terkait penyebutan namanya dalam sebuah unggahan yang diduga mengandung unsur provokatif.

Namun, keluarga juga menyebut polisi mengaitkan Moses dengan dugaan jaringan Anarko.

Informasi tersebut belum disertai penjelasan resmi dari Polda Metro Jaya mengenai status hukum maupun dasar pemeriksaan terhadap Moses.

Ketua DPD GMNI DKI Jakarta, Deodatus Sunda Se, yang akrab di panggil (Bung Dendy ), membenarkan kabar penjemputan tersebut.

Ia mengatakan pihak keluarga kini menuju Polda Metro Jaya untuk memastikan kondisi serta proses pemeriksaan Moses.

Penjemputan aktivis mahasiswa ini menjadi sorotan karena menyangkut kebebasan berekspresi dan proses penegakan hukum.

Karena itu, kejelasan mengenai status Moses, dasar pemanggilan, serta bukti yang menjadi landasan pemeriksaan penting disampaikan secara terbuka agar perkara tidak berkembang menjadi spekulasi.

Kepolisian memiliki kewenangan melakukan pemeriksaan jika terdapat dasar hukum yang memadai. Namun, proses tersebut tetap perlu menjunjung asas praduga tak bersalah dan
memastikan hak-hak orang yang diperiksa terpenuhi.*

 

Reporter: (ca*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *