JAKARTA,Berita-IndonesiaNews.Com – Gabungan personel Polda Metro Jaya dan Mabes Polri menggelar operasi penggerebekan di kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara, Minggu (1/11/2026).
Dalam operasi tersebut, petugas menyisir sejumlah lapak yang diduga menjadi lokasi aktivitas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di sepanjang bantaran rel Commuter Line.

Kedatangan petugas yang turun dari rangkaian KRL langsung diwarnai aksi penggeledahan. Aparat mendobrak sejumlah lapak dan memeriksa lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkoba.
Namun, jalannya operasi sempat diwarnai perlawanan dari sejumlah warga. Untuk membubarkan massa dan mengendalikan situasi, petugas dilaporkan melepaskan gas air mata.
Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan tindak pidana, di antaranya narkotika jenis sabu dan ganja, senjata api jenis air gun, serta puluhan senjata tajam dengan berbagai jenis.
Dalam operasi tersebut, aparat mengamankan tujuh orang yang diduga sebagai pengguna narkoba. Dua di antaranya merupakan perempuan.
Meski menemukan sejumlah barang bukti dan mengamankan tujuh orang, petugas belum menemukan sosok yang diduga sebagai bandar besar dalam penggerebekan tersebut.

Operasi ini kembali menyoroti persoalan peredaran narkotika di kawasan permukiman padat penduduk, sekaligus pentingnya penegakan hukum yang konsisten terhadap jaringan peredaran narkoba.
Di sisi lain, penanganan terhadap warga yang diamankan tetap harus mengedepankan asas praduga tak bersalah.
Status dan keterlibatan masing-masing orang perlu dibuktikan melalui proses pemeriksaan serta penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga berita ini disusun, informasi mengenai identitas para terduga, jumlah pasti barang bukti narkotika, serta tindak lanjut pemeriksaan belum diperoleh secara terperinci.
Reporter: ( can )












