BOGOR,Berita-IndonesiaNews.Com – Sebanyak 272 anggota Karang Taruna (Katar) dari 14 kecamatan di Kota Bogor mengikuti pelatihan pengembangan kapasitas dan multimedia yang digelar selama tiga hari di Aula Balai Rakyat, Gedung DPRD Kota Bogor.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Semangat Baru Karang Taruna untuk Bogor Beres dan Bogor Maju dalam Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial di Kota Bogor”.
Pelatihan dibuka oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, pada Selasa (21/7/2026). Dalam kesempatan itu, Jenal menekankan pentingnya peran Karang Taruna sebagai mitra pemerintah dalam menyelesaikan persoalan sosial di masyarakat.

Salah satu tantangan yang diberikan kepada peserta adalah membantu pendataan anak putus sekolah di Kota Bogor. Menurut Jenal, data yang akurat menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pemerintah.
Selain itu, Karang Taruna juga didorong menyelaraskan program kerjanya dengan visi dan prioritas Pemerintah Kota Bogor agar keberadaannya memberikan manfaat nyata di tingkat masyarakat.
Kepala Dinas Sosial Kota Bogor, Atep Budiman, mengatakan pelatihan multimedia menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas anggota Karang Taruna, terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi.
“Karang Taruna harus menjadi agen informasi pemerintah sekaligus menyampaikan hal-hal positif kepada masyarakat. Mereka diharapkan menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dengan warga serta hadir sebagai pelayan masyarakat,” ujar Atep.
Ia menambahkan, pelatihan ini juga bertujuan mengembalikan eksistensi dan citra Karang Taruna, khususnya di ruang digital dan media sosial.
“Bagaimana mengembalikan kembali marwah Karang Taruna di masyarakat, terutama melalui pemanfaatan media sosial secara positif,” katanya.
Ketua Karang Taruna Kota Bogor, Asep Nadzarullah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya meningkatkan kompetensi anggota agar lebih aktif di tengah masyarakat.

Menurut Asep, anggota Karang Taruna diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan di bidang multimedia, tetapi juga lebih intensif berkoordinasi dengan aparatur wilayah dalam menangani berbagai persoalan sosial.
“Pelatihan ini diharapkan menambah wawasan dan kapasitas teman-teman Karang Taruna agar semakin aktif turun ke wilayah serta membangun kolaborasi dengan aparatur setempat,” ujarnya.
Selain penguatan kemampuan multimedia, pelatihan juga membahas berbagai isu kesejahteraan sosial di Kota Bogor, di antaranya pendataan kemiskinan, Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), hingga penanganan anak putus sekolah.
Melalui pelatihan tersebut, Pemerintah Kota Bogor berharap Karang Taruna mampu memperkuat perannya sebagai organisasi kepemudaan yang adaptif, responsif terhadap persoalan sosial, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Reporter: ( Al )












