Bupati Bogor Janjikan Revitalisasi Madrasah Mathla’ul Anwar Mulai 2027

BOGOR,Berita-IndonesiaNews.Com – Bupati Bogor Rudy Susmanto berkomitmen mendorong revitalisasi sekolah madrasah Mathla’ul Anwar di berbagai wilayah Kabupaten Bogor mulai 2027.

Komitmen itu disampaikan Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam acara Tebar Mawar (Temu Akbar) dan Milad Mathla’ul Anwar ke-110 bertema “Transformasi Mathla’ul Anwar: Memajukan Umat, Membangun Bangsa” di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Rabu (12/8/2026).

Rudy mengatakan, usia 110 tahun Mathla’ul Anwar memiliki makna penting karena berkelindan dengan momentum 81 tahun kemerdekaan Indonesia. Menurut nya, perjalanan bangsa tidak terlepas dari kontribusi ulama, kiai, guru, pesantren dan lembaga pendidikan Islam.

“Di balik merah putih yang kita kibarkan dan Indonesia Raya yang kita nyanyikan, ada curahan keringat, tetesan darah dan pengorbanan para pejuang. Para kiyai, ulama, pemimpin pesantren dan Mathla’ul Anwar turut mengambil bagian dalam perjalanan bangsa ini,” kata Rudy.

Ia menegaskan, Pemkab Bogor bersama Wakil Bupati Bogor dan DPRD Kabupaten Bogor akan mendorong revitalisasi madrasah Mathla’ul Anwar sebagai bagian dari penguatan sumber daya manusia.

“Insya Allah pada 2027 kami bersama-sama akan turut melakukan revitalisasi madrasah-madrasah Mathla’ul Anwar yang ada di wilayah Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Menurut Rudy, pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Peran masyarakat, organisasi keagamaan dan lembaga pendidikan diperlukan untuk memperkuat pembangunan yang berkelanjutan.

“Bangsa Indonesia tidak bisa dibangun oleh satu kelompok atau satu suku. Bogor juga demikian. Bogor harus dibangun melalui kebhinekaan, oleh orang-orang yang memiliki kepedulian dan kecintaan terhadap Kabupaten Bogor,” katanya.

Rudy juga menyampaikan apresiasi kepada para kiyai, ulama dan guru yang selama ini berkontribusi dalam bidang pendidikan, sosial dan kebangsaan. Ia turut mengapresiasi KH. Abdul Aziz Sarnata yang dinilai konsisten mendukung perjalanan pemerintahan Kabupaten Bogor.

Bagi Rudy, revitalisasi madrasah tidak sebatas pembenahan sarana dan prasarana. Program tersebut harus diarahkan untuk memperkuat kualitas pendidikan Islam sekaligus menyiapkan generasi yang mampu menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan akar kebangsaan.

“Insya Allah pada 2027 kita maksimalkan bersama-sama membangun Bogor. Bogor yang nasionalis dan religius,” ujar Rudy.

Acara Milad Mathla’ul Anwar ke-110 tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade, Ketua DPD, RI. Tamsil Linrung, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar Dr. KH. Jazuli Juwaini, MA., MM., Ketua Mathla’ul Anwar Jawa Barat, tokoh nasional dan internasional, para ulama, pimpinan organisasi Islam, qori internasional Ustadz H. Salman Amrullah, dan tokoh masyarakat.

Sementara itu Ketua Umum PB Mathla’ul Anwar, Dr. KH. Jazuli Juwaini, bersyukur organisasi Islam yang telah berusia 110 tahun itu masih eksis dan berkontribusi bagi masyarakat.

Menurut KH.Jazuli, Mathla’ul Anwar juga memiliki sejarah penting dalam pendirian Majelis Ulama Indonesia (MUI), sebagai salah satu dari 10 organisasi yang turut mendirikannya.

“Milad ke-110 bukan sekadar seremonial, tetapi momentum untuk mengevaluasi perjalanan organisasi dan menentukan langkah ke depan,” ujar Jazuli.

Ia menegaskan, Mathla’ul Anwar berkomitmen terus berperan dalam membangun umat, bangsa dan negara, sekaligus mendukung pemerintahan yang sah di Indonesia,” tutup nya.

Komitmen revitalisasi tersebut menjadi salah satu ujian penting bagi Mathla’ul Anwar setelah menapaki perjalanan 110 tahun.

Tantangannya bukan hanya menjaga warisan sejarah, tetapi memastikan lembaga pendidikan Mathla’ul Anwar terus relevan dan mampu mencetak generasi unggul bagi Kabupaten Bogor dan Indonesia.

 

 

Reporter: ( Al )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *