Mathla’ul Anwar Dorong Penguatan Madrasah di Kabupaten Bogor, Perhatian Sarpras Ditargetkan 2027

BOGOR,Berita-IndonesiaNews.Com – Penguatan pendidikan madrasah masih menjadi salah satu pekerjaan rumah di Kabupaten Bogor, terutama dalam pemenuhan sarana dan prasarana pembelajaran.

Pemerintah Kabupaten Bogor disebut tengah menyiapkan perhatian lebih besar terhadap fasilitas keagamaan pada 2027.

Hal itu disampaikan Ketua Pengurus Daerah Mathla’ul Anwar Kabupaten Bogor, KH. Abdul Aziz Sarnata, seusai acara Tebar Mawar (Temu Akbar) sekaligus Milad ke-110 Mathla’ul Anwar di Gedung Tegar Beriman, Kabupaten Bogor, Rabu, 12 Agustus 2026.

KH. Aziz mengatakan kebutuhan penguatan madrasah tidak hanya berkaitan dengan proses pembelajaran, tetapi juga kondisi fasilitas yang menunjang kegiatan pendidikan.

Menurut nya, dukungan terhadap sarana dan prasarana menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan di daerah.

Ia menyebut Pemerintah Kabupaten Bogor berencana meningkatkan perhatian terhadap fasilitas keagamaan, termasuk pendidikan keagamaan, mulai 2027. Mathla’ul Anwar, kata Aziz, turut dilibatkan dalam tim perumus kebijakan tersebut.

“Insya Allah pada tahun 2027 Pemerintah Kabupaten Bogor akan memberikan perhatian terhadap fasilitas keagamaan, termasuk pendidikan keagamaan, dan salah satu tim perumusnya melibatkan Mathla’ul Anwar,” ujar KH. Aziz.

Menurut KH. Aziz, keterlibatan Mathla’ul Anwar dalam proses perumusan kebijakan diharapkan dapat membuat kebutuhan madrasah lebih terpetakan, terutama persoalan fasilitas pendidikan yang masih membutuhkan perhatian.

Momentum Milad ke-110 Mathla’ul Anwar sekaligus Tebar Mawar menjadi ruang bagi organisasi tersebut untuk menegaskan kembali perannya dalam pendidikan dan pengabdian sosial.

Di Kabupaten Bogor, penguatan madrasah menjadi salah satu agenda yang dinilai penting untuk memastikan pendidikan keagamaan dapat terus berkembang.

Rencana perhatian terhadap fasilitas keagamaan pada 2027 selanjutnya akan bergantung pada proses perumusan kebijakan dan penganggaran Pemerintah Kabupaten Bogor.

Karena itu, kebutuhan riil madrasah serta skala prioritas pembangunan menjadi bagian penting yang perlu dipastikan dalam tahap berikutnya.

 

Reporter: ( Al )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *