JAKARTA,Berita-IndonesiaNews.Com – Presiden Prabowo Subianto mendadak menyambangi kawasan hunian relokasi di Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Jumat malam (28/8/2026). Kunjungan itu menjadi kesempatan bagi Kepala Negara untuk melihat dari dekat kondisi warga yang sebelumnya tinggal di bantaran rel kereta api.
Tanpa tercantum dalam agenda resmi, Prabowo datang setelah menyelesaikan sejumlah kegiatan kenegaraan di Istana Merdeka. Ia memilih meninjau langsung hunian yang kini ditempati warga, sekaligus melihat apakah relokasi tidak berhenti pada pemindahan tempat tinggal semata.

Kedatangan Prabowo segera menarik perhatian warga. Sejumlah penghuni menyambutnya dengan antusias dan menyampaikan terima kasih atas hunian yang mereka tempati.
Namun, perhatian Presiden tidak berhenti pada interaksi dengan warga. Prabowo meninjau sejumlah bagian hunian dan memeriksa fasilitas dasar yang tersedia.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah ketersediaan air. Presiden memastikan kebutuhan dasar tersebut dapat digunakan secara baik oleh warga.

Kunjungan tersebut memperlihatkan bahwa persoalan relokasi bukan semata soal memindahkan warga dari kawasan rawan atau tidak layak huni. Kualitas hunian, akses terhadap fasilitas dasar, serta keberlanjutan kehidupan warga setelah direlokasi menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan.
Dengan turun langsung ke lapangan, Prabowo melihat kondisi hunian dari perspektif penghuni, bukan hanya dari laporan administratif. Pemeriksaan semacam itu menjadi penting untuk memastikan program relokasi benar-benar menghadirkan tempat tinggal yang layak, bukan sekadar mengganti alamat warga.
Bagi warga eks bantaran rel, hunian baru bukan hanya bangunan fisik. Di tempat itulah mereka diharapkan membangun kembali kehidupan dengan akses terhadap kebutuhan dasar yang memadai dan lingkungan tempat tinggal yang lebih manusiawi.
Reporter: ( al* )












