KNPI Cijeruk Didorong Perkuat Kapasitas Pemuda, Program Harus Hadir Menjawab Kebutuhan Masyarakat

BOGOR,Berita-IndonesiaNews.Com – Organisasi kepemudaan dituntut tidak berhenti pada rutinitas administratif dan agenda internal. Keberadaan organisasi justru diuji dari sejauh mana gagasan, program, dan gerakannya mampu memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan kepemudaan dan Rapat Kerja (Raker) PK KNPI Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor Wahyudi Chaniago, S.H., M.AP., Camat Cijeruk, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).

Dalam kesempatan itu, ketua DPD KNPI Wahyudi Caniago memberikan arahan mengenai pentingnya peningkatan kapasitas pemuda di tingkat kewilayahan.

Menurutnya, penguatan kapasitas tersebut merupakan bagian penting dalam mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP).
Ia menilai pemuda memiliki posisi strategis dalam pembangunan daerah.

Karena itu, organisasi kepemudaan perlu membangun kemampuan kader, memperluas ruang partisipasi, sekaligus melahirkan program yang relevan dengan persoalan masyarakat.

“Buatlah program-program yang dapat menyentuh masyarakat yang ada di wilayah, agar keberadaan PK KNPI dapat dirasakan dan memberikan kemanfaatan,” demikian pesan Wahyudi dalam kegiatan tersebut.

Pernyataan itu menempatkan rapat kerja bukan semata sebagai forum menyusun agenda organisasi, melainkan sebagai ruang untuk menerjemahkan kebutuhan masyarakat ke dalam program yang terukur dan dapat dilaksanakan.

Dengan perspektif tersebut, keberhasilan PK KNPI tidak hanya dapat dilihat dari banyaknya kegiatan yang digelar. Lebih jauh, ukuran keberhasilannya terletak pada kemampuan organisasi membangun kualitas sumber daya pemuda, menciptakan ruang kreativitas dan partisipasi, serta menghadirkan kegiatan yang memiliki dampak sosial di tengah masyarakat.

Kehadiran Camat Cijeruk bersama Forkopimcam juga menjadi bagian penting dalam membangun sinergi antara organisasi kepemudaan dengan unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan di tingkat kecamatan.

Kolaborasi tersebut diperlukan agar potensi pemuda dapat diarahkan menjadi kekuatan sosial yang konstruktif bagi pembangunan wilayah.

Wahyudi menyatakan keyakinannya bahwa Ketua PK KNPI Kecamatan Cijeruk beserta jajaran mampu menyusun program kerja yang baik dan memiliki nilai kemanfaatan.

Harapannya, Raker PK KNPI Cijeruk tidak berhenti sebagai dokumen perencanaan organisasi. Forum tersebut diharapkan menjadi titik awal lahirnya program yang mampu menjawab kebutuhan pemuda sekaligus memberi kontribusi konkret bagi masyarakat Cijeruk.

Sebab, organisasi kepemudaan pada akhirnya tidak cukup hanya hadir secara kelembagaan. Eksistensinya akan memperoleh makna ketika gagasan yang dirumuskan mampu berubah menjadi kerja nyata, dan kerja nyata tersebut dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

 

 

Reporter: ( al*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *