JAKARTA,Berita-IndonesiaNews.Com – Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Baiturrahim, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Sabtu malam, (15/8/2026 ).
Sejumlah pejabat negara menggelar zikir dan doa bersama, sekaligus mengirimkan doa bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Sumatera Utara (Sumut).

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro hadir dalam kegiatan tersebut.
Doa bersama menjadi ruang refleksi di tengah persiapan bangsa menyambut peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Doa secara khusus dipanjatkan bagi warga yang sedang menghadapi dampak bencana.
Ketabahan, keselamatan, dan kekuatan diharapkan menyertai masyarakat terdampak, sementara proses penanganan dan pemulihan pascabencana diharapkan berlangsung secara tertib dan lancar.
Momentum tersebut juga memiliki makna lain. Di tengah suasana peringatan kemerdekaan, zikir dan doa menjadi pengingat bahwa perayaan nasional tidak semata-mata berbicara tentang seremoni, tetapi juga tentang solidaritas terhadap warga yang sedang menghadapi kesulitan.

Pemerintah turut memohon agar seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI berjalan aman, lancar, dan mendapat keberkahan. Doa dipanjatkan agar semangat kemerdekaan tetap beriringan dengan kepedulian terhadap sesama.
Zikir bersama itu pada akhirnya menjadi pesan sederhana ketika sebagian masyarakat merayakan kemerdekaan, sebagian lainnya tengah berjuang melewati bencana. Dalam situasi demikian, empati dan doa menjadi bagian dari ikhtiar menjaga ketangguhan bangsa.
Semangat kemerdekaan pun menemukan maknanya dalam solidaritas menundukkan kepala sejenak, menguatkan yang terdampak, dan berharap keselamatan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Reporter:( kur )












