Citeureup Berselawat, Pemkab Bogor Tekankan Kerukunan dan Kepedulian Lingkungan

BOGOR,Berita-IndonesiaNews.Com – Lantunan selawat menggema di halaman Kantor Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor pada Sabtu 8/8/2026, menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkuat silaturahmi sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap nilai-nilai keagamaan.

Kegiatan yang diisi bersama Majelis Solawat Syababul Kheir Pimpinan Habib Mahdi Assegaf, juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor. H. Ajat Rochmat Jatnika dan ribuan jama’ah.

Sekda Bogor H.Ajat Jatnika, juga mengapresiasi antusiasme warga yang mengikuti pengajian dan majelis taklim di tengah berbagai tantangan sosial.

H.Ajat menyampaikan pesan Bupati Bogor Rudy Susmanto agar masyarakat menjaga kerukunan di tengah keberagaman. Menurut nya, pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan masyarakat tanpa membedakan latar belakang suku, agama, maupun kelompok.

“Pembangunan Kabupaten Bogor tidak dapat dilakukan oleh satu golongan saja. Kebinekaan, toleransi, dan kolaborasi menjadi bagian penting dalam membangun daerah,” kata Ajat dalam kegiatan tersebut.

Selain persoalan kerukunan, H. Ajat Jatnika menyoroti masalah kebersihan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah. Ia mengajak masyarakat ikut bertanggung jawab menjaga lingkungan secara bersama – sama agar persoalan sampah dapat teratasi.

Menurut Ajat, keterlibatan warga dalam menjaga kebersihan dapat membantu pemerintah mengoptimalkan anggaran pembangunan untuk kebutuhan masyarakat lainnya.

Di tempat yang sama, Camat Citeureup Maman Nurpadilah mengajak masyarakat memperkuat kerja sama untuk menjaga kondisi wilayah agar tetap aman, nyaman, dan harmonis.

Maman juga mengingatkan warga untuk menjaga ketertiban lingkungan serta memasang bendera Merah Putih sebagai bentuk partisipasi dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Citeureup Berselawat tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang untuk menyampaikan pesan sosial mengenai pentingnya menjaga persatuan, lingkungan, dan kepedulian terhadap kehidupan bermasyarakat.

 

Reporter: ( al )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *