BOGOR,Berita-IndonesiaNews.Com – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB, Ahmad Yaudin Sogir, menggelar reses Masa Sidang I Tahun 2026–2027 Daerah Pemilihan (Dapil) I di Graha Wartawan Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu 14/10/2026.
Reses juga di hadiri Camat Cibinong, Drs. Acep Sajidin, M,SI, Perwakilan DPMD, Dadang teguh, perwakilan Kasbanpol Lucky, Rekan media, dan Masyarakat.
Sogir mengatakan memilih reses di Graha Wartawan menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara Pemerintah, legislatif, dan insan pers dalam menyerap aspirasi masyarakat.
Sogir juga menilai Pers memiliki peran strategis sebagai jembatan informasi sekaligus kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah.

Dalam konteks tersebut, pemerintah diharapkan terbuka terhadap kritik dan masukan media.
Sebab, pemberitaan yang berangkat dari fakta lapangan dapat menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki kebijakan dan pelayanan publik.
Dalam reses sejumlah isu juga menjadi perhatian meliputi persoalan desil dalam penentuan penerima bantuan sosial, penanganan sampah, pemberdayaan kepemudaan, hingga kegiatan keagamaan yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat.
Menurut sogir Persoalan desil menjadi perhatian karena ketepatan data sosial berpengaruh terhadap penyaluran bantuan kepada warga yang membutuhkan.
Karena itu, pembaruan dan verifikasi data menjadi penting agar tidak menimbulkan ketidaktepatan sasaran.
Sementara itu, masalah sampah membutuhkan penanganan berkelanjutan melalui penguatan pengelolaan lingkungan dan keterlibatan masyarakat.
Sogir juga mengatakan siap membantu dan memberikan 16 unit gerobak sampah” ucapnya.

Di bidang kepemudaan, dukungan terhadap kegiatan serta ruang partisipasi generasi muda juga diperlukan untuk mendorong kontribusi positif bagi lingkungan sosial.
Adapun aspirasi keagamaan Sogir juga siap membantu menerjunkan para guru agama, baik di bidang ilmu fiqih, Qur’an, dan kitab kuning, tentunya dengan guru yang ikhlas tanpa di bayar.
Achmad Yaudin Sogir menegaskan siap mengawal berbagai persoalan di tengah masyarakat, tentunya melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait sesuai kewenangannya.
Bagi sogir Reses bukan sekadar menampung keluhan, melainkan menjadi pintu masuk untuk memperjuangkan solusi.
Tantangannya adalah memastikan setiap aspirasi memiliki tindak lanjut yang jelas, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat” tutupnya.
Reporter: ( al )












