Kelurahan Cikini Tata Kawasan, Coretan Liar di Gang Guru Demar Dibersihkan

JAKARTA, Berita-IndonesiaNews.Com – Penataan lingkungan tidak selalu bermula dari proyek besar. Di Jalan Kali Pasir Gang Guru Demar, RT 15/RW 01, Kelurahan Cikini, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, perubahan justru dimulai dari ruang-ruang kecil yang bersentuhan langsung dengan kehidupan warga.

Jajaran Kelurahan Cikini melaksanakan penataan kawasan Triwulan (TW) III tahun 2026 pada Senin (24/8/2026). Kegiatan tersebut diarahkan untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, tertata, indah, dan nyaman bagi warga.

Kasie Ekonomi dan Pembangunan Kelurahan Cikini, Ruly, mengatakan kawasan tersebut sebelumnya menghadapi persoalan coretan liar pada tembok yang berada tepat di depan rumah warga.

“Tempat ini sebelumnya cukup banyak coretan liar di tembok-tembok yang berhadapan langsung dengan rumah warga. Karena itu, kami lakukan penataan agar kawasan menjadi lebih bersih, rapi, dan enak dipandang,” kata Ruly.

Menurut nya, penataan lingkungan bukan semata-mata memperbaiki tampilan fisik kawasan. Kebersihan dan kerapian lingkungan juga berkaitan dengan kenyamanan warga serta tumbuhnya kesadaran untuk menjaga ruang publik.

“Yang kami bangun bukan hanya fisiknya, tetapi juga kesadaran bersama. Setelah ditata, kami berharap warga ikut menjaga agar tidak kembali muncul coretan liar atau tindakan yang merusak lingkungan,” ujarnya.

Ruly menambahkan, keterlibatan masyarakat, PPSU menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan hasil penataan. Pemerintah kelurahan, tidak mungkin bekerja sendiri tanpa dukungan warga sebagai pihak yang setiap hari menggunakan dan tinggal di kawasan tersebut.

“Lingkungan yang bersih dan nyaman adalah kepentingan bersama. Pemerintah kelurahan melakukan penataan, tetapi warga juga memiliki peran untuk merawat dan menjaganya,” kata Ruly.

Penataan kawasan di Gang Guru Demar diharapkan menjadi bagian dari upaya Kelurahan Cikini memperbaiki kualitas lingkungan secara bertahap. Ruang yang sebelumnya terlihat kumuh akibat coretan liar kini diarahkan menjadi kawasan yang lebih tertib dan sedap dipandang.

Bagi warga, penataan tersebut bukan sekadar perubahan visual. Ketika tembok di depan rumah kembali bersih dan kawasan lebih teratur, ruang publik pun memiliki kesempatan untuk kembali menjadi bagian dari lingkungan yang nyaman untuk ditinggali.

 

 

Reporter: ( al * )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *